Masih tentang sajak rindu

Kutitip rindu di putihnya embun pagi
Sayang..
Ia datang beri kabar disana kau tak juga merindu,
Lalu kubisikan pada angin, dekap rinduku dan terbangkan padanya
Sayang..
Ia kembali datang bersama debu siang dengan rindu yang melebur disenja hampir malam
Tak jua putus asa
Lalu kubisikan pada semilir angin malam, sampaikan rinduku
Kelam malam menjawab
Rindu yang entah mengapa tak terbalaskan


Mei 2018

Komentar