Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018
                  Kemarin Kemarin Kemarin sekali Masih kudengar alun suara itu Petik gitar menemani sunyi malam kelam Kemarin Hampir kemarin sekali Masih kujumpa tawa itu Diiringi tatap mata Yang entah mengapa aku tak bisa lupa Sekarang Bukan tentang kemarin Tapi tentang hari ini Dimana ada malam tanpa canda dan suara Dimana hanya sunyi yang melepas bendungan air mata Ahh Kau dimana Pergi Tanpa pamit Hilang bersama kelam Mei 2018
    Masih tentang sajak rindu Kutitip rindu di putihnya embun pagi Sayang.. Ia datang beri kabar disana kau tak juga merindu, Lalu kubisikan pada angin, dekap rinduku dan terbangkan padanya Sayang.. Ia kembali datang bersama debu siang dengan rindu yang melebur disenja hampir malam Tak jua putus asa Lalu kubisikan pada semilir angin malam, sampaikan rinduku Kelam malam menjawab Rindu yang entah mengapa tak terbalaskan Mei 2018